Emil Dardak Calon Bupati Trenggalek Yang Menguasai 2 Bahasa Internasional

Emil Dardak Calon Bupati Trenggalek Yang Menguasai 2 Bahasa Internasional

DSC_5515Trenggalek

Agenda ke enam kampanye calon Bupati Trenggalek periode 2015-2020 Emil Dardak di isi dengan berbagai kegiatan di kecamatan panggul kabupaten Trenggalek diantaranya peletakan batu pertama pembangunan dua tempat sekolah madrasah yakni desa sawahan dan kertosono.

Selain dua kegiatan tersebut Emil Dardak juga memberikan pemantapan pada gelaran acara konsolidasi lintas partai yang di pusatkan di desa kertosono. Hampir semua kader partai politik pengusung dan pendukung di lingkup kecamatan panggul hadir dalam kesempatan tersebut.

Dalam pidatonya,Emil Dardak berusaha memperkenalkan diri tentang dirinya dan silsilah keluarganya serta menceritakan kisahnya ketika ia meraih gelar doktor termuda di negeri sakura, jepang.

Di sampaikan oleh Emil, bahwa ia memiliki seorang kakek yang namanya Mohammad Dardak,yang tinggal di kelurahan Ngantru kecamatan Trenggalek. Selanjutnya Mohammad Dardak memiliki anak yang namanya Hermanto Dardak. Dari Hermanto Dardak inilah lahirlah seorang anak yang bernama Emil Elestianto Dardak yang kini maju sebagai calon Bupati Trenggalek.

“setelah ayah saya lulus dari SMAN I Trenggalek, kemudian beliau di terima di ITB ,selanjutnya pada masa pemerintahan SBY, beliau menjabat sebagai wakil menteri pekerjaan umum. Dan kini di era pemerintahan Jokowi beliau menjabat sebagai kepala badan infrastruktur nasional. Selain itu beliau juga menjabat sebagai ketuai insinyur se- Indonesia” kata Emil di hadapan para kader lintas partai di desa kertosono selasa 7 september 2015.

Emil juga bercerita di hadapan para kader lintas partai. Dikisahkan oleh Emil, suatu ketika ia pernah mendatangi salah satu pondok terbesar di kota kediri jawa timur. Saat itu ia merasa kaget sebab ia mengetahui bahwa bahasa yang di gunakan di pondok tersebut terdapat tiga bahasa yakni Arab,Inggris dan Jepang.

Emil sendiri saat di beri waktu untuk menyampaikan pidato di pondok Lirboyo kediri harus menyampaikan dalam bahasa inggris dan jepang. “ untungnya saya bisa berbicara dalam dua bahasa itu, dan itu artinya bahwa calon bupati yang bisa menguasai dua bahasa ya dari Trenggalek ini” kata Emil di sambut aplaus oleh para kader lintas partai.

Di sampaikan pula oleh Emil saat dirinya menjalani masa sekolah di negeri jepang, ia bersama-sama dengan temannya menjadi pendiri sekaligus pengurus organisasi Nadhlatul Ulama atau bisa di singkat NU. Selain itu Emil sempat pula menulis sebuah buku tentang Desa membangun yang pada akhirnya menjadi rujukan bagi buku di Indonesia.

Diakhir pidatonya Emil sempat menyampaikan tentang visi misinya di hadapan para kader lintas partai. Ia juga berharap pada para kader lintas partai untuk bersatu dan bersama-sama meraih suara sebanyak-banyaknya sekaligus menjadi pemenang dalam pilkada tahun ini.(man)

About Redaksi Infokom PDI Perjuangan Trenggalek