Gus Ipul Kagum Pada Keberhasilan Surabaya dan Banyuwangi

IMG-20180319-WA0205

Calon Gubernur Jawa Timur (Jatim) nomor urut 2, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengajak generasi muda menjadi pengusaha-pengusaha muda yang mengerti pasar dengan baik dan memahami produknya bahwa nanti akan diterima oleh pasar.

“Pemuda punya kesempatan maju menjadi orang besar dan sukses. Lewat kreatifitas untuk menciptakan lapangan pekerjaan,” kata Gus Ipul kepada wartawan usai menghadiri Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Gerakan Persaudaraan Pemuda (Gema) Keadilan di Gedung Juang 45, Surabaya, Minggu (18/3/2018).

Gus Ipul mengaku ingin mendengar apa yang menjadi keinginan pemuda. Tidak bisa kita memaksa mereka untuk menuruti kemauan yang kita inginkan. Kawatirnya kalau kita bikin sesuatu tidak sesuai dengan kemauan mereka malah jadi muspro.

“Banyak usulan dari mereka sebenarnya. Apa sih yang diinginkan mereka, supaya policy pemerintah, pembinaan kita dan pendampingan betul-betul efektif,” ujar calon gubernur yang berpasangan dengan calon wakil gubernur Puti Guntur Soekarno di Pilkada Jatim 2018 ini.

Yang paling penting, lanjut Keponakan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) ini, mereka ingin diberi semacam akses. Baik permodalan maupun akses lain dalam rangka meningkatkan kemampuan mereka melalui inkubasi atau pelatihan dan pendidikan.

“Paling tidak, mereka dibantu untuk membentu suatu iklim kerja kreatif yang baik. Contoh, kita bikin Coworking tapi akhirnya tidak sukses, karena tidak sesuai dengan kemauan mereka. Jadi kita bikin sesuatu harus tanya mereka. Mereka biasanya optimis, tidak mau dipaksa-paksa, ingin dibimbing dengan kejujuran,” jelasnya.

Dalam kesempatan ini, Gus Ipul mengaku kagum dengan program yang dilakukan bupati dan walikota di Jatim. Seperti, Surabaya dan Banyuwangi. Misalnya, program Desa Cerdas di Banyuwangi. Lewat program ini, bisa melayani warga dengan waktu panjang.

“Pelayanan seperti dini perlu dikembangkan. Intinya disana ada industri kreatiditas. Ada pemberdayaan ekonomi yang bisa dikembangkan. Manfaatkan kemajuan teknologi untuk kepentingan teknologi,” katanya. (*)

About Redaksi Infokom PDI Perjuangan Trenggalek